Ronaldo Vitto Lewerissa

Software engineering learning documentation.

Tutorial Git: Dasar-Dasar dan Pengenalan

Git adalah salah satu version control system, semacam source code manager atau project management untuk kode-kode yang kita ciptakan.

Sebelum Git sudah hadir beberapa pionir lainnya, salah satunya adalah SVN (Subversion) oleh Apache. Akan tetapi pamor SVN tampaknya kalah dibandingkan dengan Git, oleh sebab itu Git menjadi *version control system *paling populer sekarang. Saya sendiri belum pernah mencoba SVN sehingga saya tidak dapat berpendapat lebih lanjut perihal teknologi tersebut.

Apa yang membuat version control system begitu spesial adalah kemampuannya untuk merevert kembali kode-kode kita sekarang ke versi terdahulunya. Ibaratnya kita melakukan undo. Jadi tidak perlu khawatir apabila setelah melakukan sekian banyak perubahan pada program anda, tiba-tiba program anda crash. Anda selalu dapat mengundo kode anda.

Bukan itu saja, version control system seperti Git memiliki fitur branch, dimana anda dan tim anda bisa mengerjakan beberapa fitur yang berbeda secara bersamaan. Anda juga bisa melakukan merging (menggabungkan) branch-branch anda, sehingga apa yang dikerjakan oleh tim anda bisa disatukan pada satu branch yang sama pada akhirnya.

Setiap version control system yang baik sejatinya memiliki log atau history terhadap segala perubahan (commit) yang anda ciptakan. Perubahan yang tercatat berupa:

  • Penjelasan terhadap perubahan yang terjadi
  • Tanggal
  • Siapa yang membuat perubahan tersebut

Dengan catatan macam itu, kita bisa mengetahui dengan jelas perubahan-perubahan yang telah terjadi, sehingga antar anggota tim tidak bingung dengan perubahan yang telah dibuat oleh anggota lainnya. History juga memungkinkan kita untuk melakukan tracing terhadap potensi bug.

Mungkin beberapa dari kalian rancu antara Git dengan Github.

Github adalah tempat meyimpan repositori kalian secara remote (online). Jadi semua repositori yang kalian ciptakan secara lokal (di komputer kalian), bisa kalian push (upload) ke Github sehingga segala bentuk perubahan tersimpan di cloud.

git_central-repo

Kenapa harus ditaruh di Github? Ya sebenarnya banyak website-website lainnya yang menawarkan service yang sama, seperti Gitlab. Akan tetapi, Github-lah yang terpopuler untuk penyimpanan repositori dan tempat berkolaborasi untuk para developers.

Dengan menyimpan repositori di cloud, anggota tim kita bisa mengunduh perubahan-perubahan yang telah terjadi ke komputer mereka. Hal ini menjadikan central repository kita berada di cloud, semua bentuk pengembangan pada akhirnya kita push ke central repository tersebut.

Written by Ronaldo Vitto Lewerissa

Read more posts by this author.